• Jl. Tentara Pelajar no.12
  • (0251) 8323012; 081377277346
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
10 dilihat       14 Oktober 2026

BRMP SDLP Gelar Sosialisasi Penguatan Pengolahan Jerami Padi Melalui Program ICARE

Lampung Selatan, 5-9 Oktober – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Competitive Grant Penguatan Ekonomi Sirkular melalui Pengolahan Jerami Padi dalam rangka program ICARE yang dipusatkan di dua lokasi yakni Balai Desa Bandarejo, Kecamatan Natar, dan Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Kabupaten Lampung Selatan dikenal sebagai salah satu lumbung padi penting di Provinsi Lampung dengan potensi biomassa jerami yang sangat besar setiap musim panen. Namun, pemanfaatan jerami selama ini belum optimal dan cenderung dibiarkan di lahan, dibenamkan, hingga dibakar yang berpotensi meningkatkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Melihat kondisi tersebut, BRMP SDLP hadir untuk memberikan terobosan agar jerami tidak lagi dipandang sebagai limbah pertanian, melainkan sebagai sumber daya lokal bernilai ekonomi tinggi. Total sebanyak 120 petani yang terdiri dari 60 petani Desa Bandarejo dan 60 petani Desa Marga Agung turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, didampingi oleh berbagai pemangku kepentingan setempat seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, perangkat desa, serta penyuluh pertanian.

Rangkaian sosialisasi diisi dengan pemaparan materi dan praktik langsung yang dibagi ke dalam dua fokus utama pemanfaatan jerami. Sesi pertama membahas pemanfaatan limbah jerami untuk pakan ternak yang disampaikan oleh Toyib Setyadi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan. Petani diedukasi mengenai tiga metode pengolahan jerami, yaitu fermentasi, amoniasi, dan silase. Metode amoniasi, misalnya, terbukti mampu meningkatkan kandungan protein kasar jerami hingga 200-300% dan daya cerna ternak hingga 60-62%. Solusi ini sangat strategis untuk mengatasi kelangkaan hijauan pada musim kemarau. Antusiasme petani terlihat jelas pada sesi praktik langsung pembuatan pakan ternak, di mana mereka dibimbing secara intensif hingga mampu memahami proses pengolahannya.

Sesi kedua menghadirkan Gatot Satyadharma, seorang praktisi budidaya jamur merang dari Bandung, yang memaparkan inovasi pemanfaatan jerami sebagai media tanam jamur merang. Pemilihan jamur merang didasari oleh teknologi budidayanya yang sederhana namun memiliki nilai ekonomi tinggi. Petani dipandu mulai dari tahap pengomposan jerami, penataan di kumbung, pasteurisasi, penyebaran bibit, hingga masa panen. Budidaya ini sangat direkomendasikan untuk skala rumah tangga karena tidak hanya membutuhkan modal yang relatif kecil, tetapi juga mampu menyediakan sumber gizi keluarga secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi petani.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan yang sangat positif, terutama dari petani di Desa Marga Agung yang menunjukkan antusiasme tinggi melalui banyaknya pertanyaan kritis yang dilontarkan kepada para narasumber. Kehadiran pemerintah desa dan dinas terkait di kedua lokasi juga menjadi bukti sinergitas yang kuat dalam mendukung program iCARE di Lampung Selatan.

Melalui kegiatan ini, BRMP SDLP berharap para petani di Lampung Selatan dapat segera mengadopsi teknologi pengolahan jerami padi. Transformasi jerami menjadi pupuk organik, pakan ternak, dan media budidaya jamur ini tidak hanya akan memperbaiki sifat tanah dan mengurangi emisi GRK akibat pembakaran residu tanaman, tetapi juga secara nyata menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui penerapan sistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP SDLP


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP SDLP Latih 100 Petani Kopi Tanggamus, dari Uji Hara Tanah hingga Pembuatan Pupuk Organik
    14 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Perluas Wawasan Modernisasi Pertanian, 105 Mahasiswa dan Dosen Universitas Jambi Kunjungi BRMP SDLP
    13 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Uji Implementasi RSNI Irigasi Perpompaan di Tegal, Komtek 65-23 Pastikan Standar Siap Diterapkan
    08 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Tanam Cinta Pertanian Sejak Dini, BRMP SDLP Sambut Kunjungan Edu Agro Wisata RA Miftahul Jannah
    30 Sep 2026 - By BRMP SDLP

tags

pertanian

Kontak

(0251) 8323012; 081377277346
(021) 780 0644
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar no. 12, Cimanggu, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat
16124

www.sdlahan.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 BALAI BESAR PERAKITAN DAN MODERNISASI SUMBER DAYA LAHAN PERTANIAN. All Right Reserved